Tuesday, July 11, 2017

TAFSIRAN SURAH AL-KAAFIRUUN

AYAT 1


Katakanlah (wahai Muhammad): "Hai orang-orang kafir!


Mencakupi semua orang kafir yang ada dimuka bumi, tetapi lawan bicara dalam ayat ini ditujukan kepada orang-orang kafir Quraisy. Menurut suatu pendapat, diantara kebodohan mereka ialah mereka pernah mengajak Rasulullah SAW untuk menyembah berhala-berhala mereka selama satu tahun, lalu mereka pun akan menyembah sembahannya selama satu tahun. Maka Allah SWT menurunkan surah ini dan memerintahkan kepada Rasul-Nya dalam surah ini agar memutuskan hubungan dengan agama mereka secara keseluruhan;

Menurut Ibnu Jarir panggilan seperti ini disuruh sampaikan Tuhan oleh Nabi-Nya kepada orang-orang kafir itu, yang sejak mula berkeras menentang Rasul dan sudah diketahui dalam ilmu Allah Ta'ala bahawa sampai saat terakhir pun mereka tetap tidak mahu menerima kebenaran.

TAFSIRAN SURAH AL-KAAFIRUUN

AYAT 2


"Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah."

Yakni berhala-berhala dan sekutu-sekutu yang mereka ada-adakan.

Dalam Tafsir Al Bahr Al Muhith, Ibnu Hayyan menafsirkan, "Bagi kalaian kesyirikan yang kalian anuti, bagiku berpegang dengan ketauhidanku."

TAFSIRAN SURAH AL-KAAFIRUUN

AYAT 3


"Dan kamu tidak mahu menyembah (Allah) yang aku sembah."


Iaitu Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. lafaz ma di sini bermakna man.

TAFSIRAN SURAH AL-KAAFIRUUN

AYAT 4



"Dan aku tidak akan beribadah secara kamu beribadah."

Yakni aku tidak akan melakukan penyembahan seperti kalian. Dengan kata lain, aku tidak akan menempuh cara itu dan tidak pula mengikutinya. Sesungguhnya yang aku sembah hanyalah Allah sesuai dengan apa yang disukai dan diredhai-Nya.

TAFSIRAN SURAH AL-KAAFIRUUN

AYAT 5


"Dan kamu pula tidak mahu beribadah secara aku beribadah"


Ertinya kalian tidak mahu menuruti perintah-perintah Allah dan syariat-Nya dalam beribadah, melainkan kalian telah membuat-buat sesuatu dari diri kalian sendiri sesuai dengan hawa nafsu kalian.

Monday, July 10, 2017

TAFSIRAN SURAH AL-KAAFIRUUN

AYAT 6


"Bagi kamu agama kamu, dan bagi ku agama ku."

Maka selain dari yang kita sembah itu berlainan; kamu sembah berhala aku sembah Allah Yang Maha Esa, maka cara kita menyembah pun berlainan juga. kalau aku menyembah Allah maka aku melakukan solat di dalamnya terkandung syarat dan rukun yang telah ditentukan. sedangkan kamu menyembah berhala itu sangatlah berbeda dengan cara aku menyembah Allah. Oleh sebab itu tidaklah dapat pegangan kita masing-masing ini didamaikan.

Terdapat dua makna dalam ayat ini iaitu Pertama, bagi kalian aqidah kekufuran yang kalian anuti dan bagi kami aqidah Islam. Kedua, kerana Ad-Diin bermakna Al-Jazaa' iaitu hari pembalasan yang ertinya bagi kalian balasan dan bagiku balasan. Demikian dijelaskan oleh Al Mawardi dan Muhammad Sayid Thonthowi dalam kita tafsir keduanya.